4 Alasan Kucing Kurus padahal Banyak Makan

31 Oktober 2023 15.00

Sudah pasti Pet Pals menganggap kucing kesayangan sebagai anak bulu alias anabul yang harus diperhatikan kebutuhan gizinya. Kamu terus memberikan Si Mpus makan setiap hari sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, bahkan memberikan snack atau treats di sela-sela jam makannya. Sayangnya, ada satu masalah yang mengkhawatirkan: Si Mpus tetap kurus padahal kamu memberikan banyak makanan. Kira-kira, apa yang menjadi penyebab kucing kurus padahal banyak makan?

Pet Pals, berat badan kucing yang tetap kurus dan tidak mengalami perubahan bukanlah kondisi yang bisa diabaikan. Justru kucing yang underweight dapat menyebabkan masalah pada kesehatannya. Nah, untuk mengetahui penyebabnya, mari kita lihat penjelasan di bawah ini!

Mengapa Kucing Bisa Kurus Padahal Banyak Makan?

Berat badan Si Mpus yang tetap kecil padahal sudah diberi banyak makan bisa menandakan adanya masalah kesehatan yang perlu diatasi. Kondisi ini terjadi karena beberapa penyebab dan faktor risiko di bawah ini:

Penyebab

Mari kita mulai dengan membahas beberapa penyebab kucing tetap kurus:

1. Penyakit Radang Usus atau Masalah Pencernaan Lainnya

Alasan utama Si Mpus masih tetap kurus adalah adanya masalah adanya masalah pencernaan, seperti penyakit radang usus. Kucing dengan gangguan pencernaan kesulitan menyerap nutrisi dari makanannya. Walaupun Si Mpus makan, mereka tidak mendapatkan nutrisi yang cukup. Gejala lainnya yang mungkin terjadi termasuk muntah, diare, atau penurunan nafsu makan.

2. Infeksi Parasit seperti Cacing atau Kutu

Infeksi parasit seperti cacing atau kutu juga dapat menjadi penyebab Si Mpus menjadi kurus. Cacing, misalnya, dapat menghisap nutrisi dari tubuh kucing sehingga menyebabkan penurunan berat badan. Maka dari itu, Pet Pals harus menjaga jadwal vaksinasi dan perawatan anti-parasit untuk mencegah infeksi ini.

3. Gangguan Hormonal seperti Hipertiroidisme

Hipertiroidisme adalah gangguan hormonal yang umum pada kucing berusia tua. Kondisi ini menyebabkan kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid yang meningkatkan metabolisme kucing secara berlebihan. Akibatnya, Si Mpus mungkin kehilangan berat badan meskipun makan dengan nafsu yang tinggi.

4. Kondisi Medis yang Serius

Kondisi medis serius seperti diabetes atau kanker juga bisa menjadi penyebab Si Mpus menjadi kurus. Kucing dengan diabetes mungkin memiliki masalah dalam mengatur kadar gula darah mereka, yang dapat menyebabkan penurunan berat badan. Selain itu, kanker bisa mengganggu sistem metabolisme kucing dan menyebabkan penurunan berat badan yang tidak diinginkan. Pengobatan dan perawatan yang sesuai sangat penting dalam kasus-kasus ini.

Faktor Risiko

Sementara itu, ada beberapa faktor risiko yang membuat berat badan Si Mpus tidak meningkat padahal sudah diberi banyak makan:

  • Usia kucing yang sudah tua.
  • Kurang aktif atau tidak berolahraga.
  • Stres atau kecemasan.
  • Terlalu banyak makan makanan rendah kalori.

Cara Meningkatkan Berat Badan Si Mpus

Lantas, bagaimana caranya meningkatkan berat badan Si Mpus supaya tetap sehat? Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan:

1. Memberikan Nutrisi yang Dibutuhkan untuk Menambah Berat Badan

Untuk meningkatkan berat badan Si Mpus, kamu harus memberikan nutrisi yang tepat. Makanan yang diberikan harus mengandung protein tinggi (daging ayam atau ikan) dan lemak sehat (minyak ikan atau minyak zaitun). Kamu juga bisa memberikan makanan yang mengandung karbohidrat sehat seperti kentang atau beras merah.

Berikan makanan pada Si Mpus dalam porsi kecil tapi frekuensinya lebih sering, yaitu sekitar 3-4 kali sehari. Pastikan kucing mendapatkan jumlah kalori yang cukup sesuai dengan berat badan idealnya. Kamu juga bisa memberikan suplemen Omega-3 untuk meningkatkan nafsu makan dan suplemen vitamin serta mineral yang dapat meningkatkan kesehatan kucing secara keseluruhan.

2. Olahraga secara Teratur

Makan yang bergizi harus diimbangi pula dengan olahraga teratur. Olahraga tidak hanya berguna untuk menurunkan berat badan pada kucing obesitas. Kucing yang underweight juga membutuhkan olahraga untuk meningkatkan berat badannya.

Untuk kucing dengan berat badan kurus, kamu bisa mengajaknya bermain permainan yang menyenangkan, seperti mengejar bola atau tali, menangkap sinar laser yang dipancarkan melalui mainan, atau bermain kejar-kejaran dengan tikus mainan. Waktu yang disediakan tidak banyak, cukup 15-20 menit untuk Si Mpus biar tetap aktif bergerak. Namun, pastikan Si Mpus tidak kelelahan saat berolahraga. ya. Kamu bisa mengajak bermain dengan mainan kesukaannya dan memberikan hadiah atau camilan setelah bermain untuk memotivasi Si Mpus.

3. Menciptakan Lingkungan yang Sehat untuk Kucing

Si Mpus juga membutuhkan lingkungan yang baik agar kondisinya tetap sehat. Kamu bisa menyediakan tempat yang nyaman untuk beristirahat serta akses ke air bersih dan segar yang bisa dijangkau Si Mpus. Selalu jaga agar Si Mpus tidak terlalu stres atau cemas dengan lingkungan sekitarnya

4. Memberikan Kasih Sayang dan Perhatian

Anabul kesayanganmu juga membutuhkan kasih sayang dan perhatian setiap harinya. Kamu hanya perlu mengajaknya bermain dan berinteraksi setiap hari supaya dia tidak merasa stres yang dapat membuat berat badannya berkurang.

5. Menghindari Kesalahan dalam Pemberian Makan

Terkadang ada kesalahan dalam pemberian makan yang membuat berat badan Si Mpus tetap kurus padahal sudah makan banyak. Kamu harus menghindari Si Mpus memakan makanan yang mengandung bahan kimia atau pengawet. Selain itu, makanan yang mengandung terlalu banyak gula atau garam juga tidak direkomendasikan.

Kapan Harus Menghubungi Dokter Hewan?

Ada kalanya kamu membutuhkan bantuan dokter hewan. Kondisi ini diperlukan jika Si Mpus kehilangan berat badan yang signifikan atau tidak kunjung menambah berat badan yang menandakan adanya masalah kesehatan dalam dirinya. Beberapa tanda Si Mpus mengalami masalah kesehatan antara lain:

  • Kehilangan nafsu makan secara drastis.
  • Mengalami diare atau muntah secara terus-menerus.
  • Terlihat lelah atau lesu bahkan tidak ingin beraktivitas.

Segeralah menghubungi dokter hewan apabila Si Mpus mengalami kondisi di bawah ini:

  • Penurunan berat badan yang signifikan dalam waktu singkat.
  • Muncul gejala yang mengkhawatirkan seperti muntah atau diare.
  • Berat badan tidak kunjung bertambah meskipun sudah diberikan nutrisi dan olahraga yang tepat.

makanan kucing cleo

Kini, Pet Pals tidak perlu ragu ketika menghadapi masalah kucing kurus padahal banyak makan, bukan? Apabila Si Mpus mengalami masalah kesehatan dan baru saja menyelesaikan pengobatan dari dokter hewan, kamu harus memberikan makanan yang tepat untuknya. Pilihlah Nature Bridge Vet Fast Recovery & Immune Wet Dog & Cat Food dari CPPETINDO sebagai food therapy yang dapat mempercepat proses pemulihan Si Mpus pasca mengalami pengobatan. Klik di sini untuk mendapatkan produknya sekarang juga!